![]() |
| Para Pemuda yang hadir dalam Kongres Pemuda |
Senin, 29 Oktober 2012
Sumpah Pemuda
28 Oktober 1928 adalah hari yang sangat bersejarah. Tahu gak kenapa? Karena para pemuda merumuskan sumpah setia mereka pada hari itu, pada saat Kongres Pemuda II. Sumpah ini dinamakan Sumpah Pemuda. Gagasan penyelenggaraan Kongres Pemuda II berasal dari Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia (PPPI). Kongres dilaksanakan di tiga gedung yang berbeda dan dibagi dalam beberapa sesi. Rapat pertama dilaksanakan pada 27 Oktober 1928 di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta. Dalam sambutannya, Ketua PPI Soegondo berharap penyelenggaraan kongres ini dapat memperkuat semangat persatuan para pemuda.
Minggu, 28 Oktober 2012
Idul Adha 1433 H
Yap, tanggal 26 Oktober 2012 kemarin bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah 1433 H. Seperti yang kita ketahui 10 Dzulhijjah itu adalah Hari Raya Idul Adha (Hari Raya Qurban). Pada kesempatan kali ini, dorada akan sedikit mengulas makna Idul Adha. Disimak ya :-D.
Makna yang terkandung dalam Idul Adha :
1. Ketaatan dan pengorbanan.
Ketaatan dalam konteks ini senantiasa menanti semua perintah Allah SWT, meskipun untuk itu kita mesti mengorbankan sesuatu yang paling kita cintai. Dan juga tentang Pengorbanan dalam artian sikap mengorbankan apa saja yang kita miliki dan cintai sebagai bukti ketaatan kita kepada Allah SWT.
>>Ingat pengorbanan Nabi Ibrohim a.s. ketika diberi perintah untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail a.s. Ketaatan dan pengorbanan inilah yang dimaksud.
Ini sesuai dengan firman Allah SWT :
“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan maka sesungguhnya Allah mengetahui.” (QS. Ali ‘Imran : 92).
Rabu, 24 Oktober 2012
Tegal Mendongeng
Yaa, bisa disebut ini postingan pertama DoraDa. Langsung saja ya :-D.
Tanggal 20 Oktober kemarin, Kota Tegal mengadakan acara Pencanangan Kota Tegal Menuju Kota Layak Anak sekaligus Pemecahan Rekor Muri 1.225 pendongeng, 1.225 pendengar, sekaligus 1.225 judul dongeng.
Acara ini diikuti Ayah dan Bunda sebagai peserta yang membawa serta satu putra-putri mereka sebagai pendengar dongeng. Pada awal acara ada sambutan-sambutan, pencanangan kota Tegal sebagai Kota Layak Anak, lalu Miqdad si pendongeng cilik bernyayi lagu Kampung Dongeng (KaDo), kemudian Ibu Walikota sebagai salah satu peserta mengawali untuk mendongeng di depan peserta lainnya.
![]() |
| Ibu Walikota Tegal Mendongeng |
Langganan:
Komentar (Atom)

